VIRALKALTIM- Tak hanya penanganan bencana seperti banjir yang dibutuhkan, akan tetapi kebutuhan anggaran juga paling diutamakan. Yang mana anggaran tersebut sangat diharapkan masyarakat terdampak.
Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Muhammad Idris Syam pada tahun 2023 nanti, pihak sudah mengajukan permohonan anggaran Dana Siap Pakai (DSP).
Dana inilah nantinya akan digunakan untuk penanganan bencana. Sebelumnya seperti Covid 19, Banjir, dan lainnya. Dana ini dapat dipakai dan diambil kapan saja jika terjadi bencana.
“Makanya namanya Dana Siap Pakai. Ideal anggarannya sekira 2 miliar. Tetapi itu untuk 2023. Sedangkan 2022 tidak ada,” katanya.
Katanya juga, dana ini tak bersifat abadi. Jika pada tahun tersebut tak terjadi bencana, maka akan dikembalikan lagi. Namun akan terus diajukan dalam setiap tahunnya. “Itu untuk satu tahunnya. Kalau tak terpakai maka akan kami kembalikan,” katanya.
Dari pengalaman sebelumnya, diketahui paling banyak dibutuhkan masyarakat saat terjadi banjir ialah kebutuhan makanan. Pin termasuk pakaian dan kebutuhan lainnya.
“Paling utama dibutuhkan masyarakat ialah sandang dan pangan. Dengan anggaran 2 miliar sudah cukup,” katanya.
Namun ia berdoa, bencana tak terjadi di Kutim. Ia berharap Kutim aman dari bencana. Bencana apapun. Baik kebakaran hutan dan lahan, banjir, Covid dan lainnya. “Kita berdoa semua Kutim aman dan damai. Aman dari bencana apapun,” harapnya. (Dy)


















