VIRALKALTIM- Aris Mardianto baru saja ditugaskan sebagai Kepala Unit Pembantu di Bukit Pelangi Sangatta Utara. Sebelumnya, ia pernah juga menjabat sebagai Kepada Unit Kaubun dan Karangan.
Kata dia, amanah ini akan dijalankan sebaik mungkin. Yakni pelayanan kepada masyarakat Sangatta dan Bukit Pelangi Khususnya. Ini sesuai dengan perintah pimpinan.
Ada beberapa yang harus dilakukan di Unit PDAM Bukit Pelangi. Pertama kata Aris, lebih fokus penagihan ke beberapa instansi. Targetnya ialah 90 persen. Sebelumnya hanya mampu mencapai 85-87 persen. “Ya efektivitas penagihan saja biar mencapai target kami,” katanya.
Kedua ialah, fokus melakukan pengaturan aliran air yang akan mengarah ke masyarakat. Yang mana diketahui, Unit Bukit Pelangi tak mengelola air sendiri akan tetapi disuplai dari IPA Kudungga.
“Pengaturan aliran air. Kita tidak olah sendiri. Kita suplai dari IPA Kudungga. Ditampung di bak penampungan di kawasan TV Kutim. Tiap jam kita pantau. Normalnya berada pada garis 300-450. Di bawah 300 tidak aman,” kata dia.
Disinggung masalah jumlah layanan di Bukit Pelangi, kata dia ada sekira 700 Kelapa Keluarga. Wilayah layanan ialah Kanal 3, Bukit Pelangi, dan kawasan Bukit Vila.
“Di Bukit Pelangi tak ada antriannya. Hari ini mengusulkan langsung kami cek. Dan jika tak bisa satu hari, besoknya langsung pasang. Kami juga ingatkan agar taat bayar air. Jika dua bulan telat kami peringati, 3 bulan kami segel, dan 6 bulan akan di putus,” katanya. (dy)


















